SELASA, 20 OKTOBER 2009, BY MASHURI, SE
Sistem Operasi
Pengertian Sistem Operasi
Sistem Operasi adalah kumpulan program yang bertindak sebagai perantara/penjalin/penghubung antara pemakai, perangkat lunak dengan perangkat keras komputer sehingga sistem komputer mudah dipakai, perangkat lunak komputer dapat digunakan secara efiesien.
Tujuan dan Fungsi Sistem Operasi
Nyaman : Suatu sistem operasi akan membuat sistem komputer lebih mudah untuk digunakan.
Efisien : Sistem operasi memungkinkan fasilitas sistem komputer dapat digunakan dengan cara yang efisien.
Posisi Sistem Operasi Dalam Sistem Komputer
1. Bagi Pemakai Awam
Memandang sistem komputer sebagai aplikasi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Pemakai awam dapat hanya mengetahui command language untuk memanggil atau memuatkan program aplkasi yang dipakainya.
2. Bagi Pandangan Programmer
Untuk mengekspresikan pembuatan sebuah aplikasi dalam bahasa pemrograman.
3. Bagi Percancang Sistem Operasi
Sistem operasi bertugas mendandani perangkat keras komputer agar tampil indah, mudah dan nyaman bagi progrmmer.
Komponen-Komponen Utama Sistem Operasi
1. Manajemen Proses
2. Manajemen Memori
3. Manajemen Input / Output
4. Manajemen Berkas
5. Protection system
6. Networking
7. Command interpreter system
Manajemen Proses
Proses -> program yg sdg dieksekusi.
Tanggung jawab Sistem Operasi :
Membuat & menghapus proses
Menunda atau melanjutkan proses
Menyediakan mekanisme untuk proses
sinkronisasi
Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi
Menyediakan mekanisme untuk penanganan
deadlock
2. Managemen Memori Utama
Memori sebagai tempat penyimpanan instruksi/data dari program.
Penyimpanan yang cepat sehingga dapat mengimbangi
kecepatan eksekusi instruksi CPU
Terdiri dari “array words/bytes” yang besar
Alamat digunakan untuk mengakses data (shared oleh CPU dan I/O devices)
Umumnya main memory bersifat “volatile” – tidak permanen
Isinya akan hilang jika komputer di matikan.
Sistem operasi bertanggung jawab untuk aktivitas berikut yang berhubungan dengan manajemen memori:
melacak pemakaian memori (siapa dan berapa besar?).
memilh program mana yang akan di load ke memori ketika bisa digunakan.
alokasi dan dealokasi memori sesuai yang dibutuhkan
3. Managemen sistem I/O
Sistem I/O terdiri dari :
Sistem buffer : menampung sementara data dari/ke peranti I/O
Spooling: melakukan penjadwalan pemakaian I/O sistem supaya lebih efisien (antrian dsb)
Antarmuka devices-driver yang umum :
menyediakan device driver yang umum sehingga sistem operasi dapat seragam (buka, baca, tulis, tutup)
Drivers untuk spesifik perangkat keras :
menyediakan driver untuk melakukan operasi rinci/detail untuk perangkat keras tertentu.
BERSAMBUNG....................

Comments (0)